kop

Iklan Halaman Depan

BUTONMAGZ, media online yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda. hubungi 082296017297. Kami menyediakan iklan baris dengan paket murah. Rp. 100 ribu per pekan.

ASDP Baubau Layani 12 rute angkutan mudik Lebaran


BUTONMAGZ---Kota Baubau sebagai kota kawasan transportasi utama penghubung antara kawasan barat dan timur Indonesia selain Makassar, nampaknya juga akan disibukkan dengan arus mudik lebaran tahun 2022. Karenanya, sistem pengangkutan barang dan manusia melalui jalur pelayaran sejak dini disiapkan oleh peusahaan jasa pelayaran.

PT. ASDP Indonesia Ferry (persero) Cabang Baubau Sulawesi Tenggara misalnya, kini telah memastikan kesiapan armadanya untuk melayani angkutan di 12 rute pelayaran saat arus mudik maupun balik Idul Fitri 1443 Hijriah.

"ASDP siap, bahkan dalam menyambut angkutan Lebaran ini, pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sudah melaksanakan ramp check di atas kapal kita," kata Manajer Usaha ASDP Baubau Supriadi di Baubau, Sultra, Senin dikutip dari Antara.

Ke-12 rute pelayaran tersebut akan dilayani 11 armada pelayaran, yakni di wilayah Cabang Baubau yakni Baubau-Waara, Tampo-Torobulu, Labuan-Amolengu, Kendari-Langara, Kamaru-Wanci, Baubau-Siompu, Raha-Pure, Baubau-Donggala, Donggala-Mawasangka, Mawasangka-Donggala-Kasipute, dan Baubau-Tolandona

Dalam menyiapkan kapal untuk melayani penumpang saat mudik dan penumpang balik Lebaran, ASDP telah melaksanakan perawatan atau docking kapal rutin tahunan sesuai jadwal masing-masing.

"Beberapa kapal sudah menjalani docking tahunan untuk menghadapi angkutan Lebaran ini yakni KMP Rubiah, KMP Tenggiri, KMP Bahteramas, dan KMP Cendrawasih II. Sementara KMP Semumu sedang menjalani docking," ujarnya.

Dia menyebut, kondisi arus penumpang Lebaran yang cukup padat setiap tahunnya hanya ada di tiga titik yakni, lintasan Labuan-Amolengu (Buton Utara-Konawe Selatan), Tampo-Torobulu (Muna-Konawe Selatan), dan lintasan Baubau-Waara (Baubau-Buton Tengah).

"Dari 12 lintasan, hanya tiga itu saja yang signifikan untuk angkutan saat Lebaran. Ketiga lintasan tersebut biasanya mulai ramai tujuh hari sebelum Lebaran, kalau lintasan yang lain biasa-biasa," katanya.

Ia menyampaikan, dalam mengantisipasi terjadinya lonjakan di lintasan itu pihaknya akan menambah jumlah armada khususnya rute Tampo-Torobulu dan Baubau-Waara yang sebelumnya hanya dua menjadi tiga unit yang dioperasikan.

"Kalau di Labuan-Amolengu dua kapal dengan kapal swasta, tetapi kalau lintasan-lintasan terjadi penumpukan tetap tambah trip," ujarnya.

Menurutnya, lintasan Tampo-Torobulu dan Baubau-Waara tidak akan terjadi penumpukan karena telah diantisipasi dengan penambahan armada itu.

"Kalau Tampo-Torobulu sudah kita persiapkan lebih awal memang, bila tahun sebelumnya hanya dua kapal sekarang sudah tiga kapal, dan saya rasa tidak terjadi penumpukan karena sudah diantisipasi, kalau dulunya nanti padat baru dikirim kapal ke sana," katanya.

Dia menambahkan, jika terjadi lonjakan penumpang hingga terjadi penumpukan, pihaknya tetap menambah trip untuk melayani seluruh pengguna jasa transportasi kapal itu agar dapat melaksanakan mudik maupun balik Lebaran. (Yusran/Antara)

Posting Komentar

0 Komentar


Memuat...