kop

BUTONMAGZ, media online yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda. hubungi 082296017297. Kami menyediakan iklan baris dengan paket murah. Rp. 100 ribu per pekan. Transfer ke Rekening ButonMagz No Rek. (135) 004 02.01.000496-6. Kirim iklan Anda ke Whatshapp 0822-9601-7297. Gunakan kesempatan ini!

4 Ciri Minuman Kopi yang Sudah Tak Segar



BUTONMAGZ---Pernahkah kamu memesan secangkir kopi di coffee shop, tapi rasanya tak sesuai ekspektasi? Bisa jadi, kopi yang kamu minum dibuat menggunakan beans yang sudah tak lagi segar.

Sejatinya, menyesap kopi yang tak lagi segar memang tak akan menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Kadar kafein dan cita rasanya akan berbeda, hanya saja hal ini jarang disadari oleh banyak orang. Apalagi, kalau kopi tersebut sudah dicampur bersama susu dan bahan lainnya.

Tapi, bila ia disajikan dalam bentuk americano, tubruk, atau menggunakan metode filter, perbedaannya pasti akan sangat kentara. Nah, sebenarnya apa saja sih, ciri-ciri kopi yang sudah tidak segar?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini!

1. Aroma kopi

Menurut Imam, barista yang pernah bekerja di salah satu coffee shop di Bandung, salah satu tolak ukur kesegaran minuman kopi ada pada aromanya.

Kopi yang sudah tak segar aromanya tidak terlalu kuat. Sebelum menyesapnya, coba hirup dulu aroma kopi yang kamu pesan, ya!

2. Krema

Pada bagian permukaan kopi, biasanya terdapat lapisan menyerupai busa. Lapisan ini disebut krema. Nah, krema bisa kita jadikan acuan untuk menentukan kesegaran dari kopi, lho.

Minuman kopi yang menggunakan beans segar akan membentuk volume krema yang cukup tebal dengan warna keemasan atau gelap. Krema membantu menciptakan aftertaste yang lebih lama dan cita rasa yang lebih kuat.



"Kalau kopi yang dipakai sudah tidak segar, biasanya warna kremanya agak memudar dan ketebalannya berkurang jadi sedikit," jelas Imam.

3. Rasanya seperti air

Kopi yang kamu sesap rasanya hambar seperti air? Kemungkinan besar, beans yang dipakai sudah tak lagi segar. Biasanya, biji kopinya sudah disimpan terlalu lama --hingga berbulan-bulan-- atau disimpan secara kurang layak.

"Waktu itu saya pernah membuat kopi dari beans yang sudah disimpan selama enam bulan. Wah, rasanya ambyar, enggak karuan. Kayak air, sudah enggak enak sama sekali," kisah Imam.

Kalau kopinya dibuat dengan beans segar, kita seharusnya bisa merasakan tingkat kepekatannya; apakah ringan, lembut, creamy, atau heavy. Bila kita tak merasakan sensasi apapun dalam mulut, berarti kopinya sudah kurang bagus.

4. Terasa kering saat disesap

Dalam kopi, ada istilah bernama astringent, yang menggambarkan rasa yang tertinggal di dalam mulut dengan sensasi sepat di sisi lidah. Rasa astringent ini bisa bertahan dan menempel cukup lama di lidah, seperti saat kita minum teh pahit tanpa gula.

Kopi yang berkualitas baik punya sentuhan akhir yang bertahan selama beberapa menit (atau bahkan berjam-jam) di langit-langit mulut. Hasil akhir ini menciptakan sensasi rasa seperti mengemut cokelat di mulut.

Kalau kamu kerap menyeduh kopi sendiri di rumah, sebaiknya perhatikan masa simpan beans yang akan digunakan. Usahakan tak menyimpannya lebih dari tiga bulan, dan pastikan selalu menaruh biji kopi dalam stoples yang tertutup rapat. (Safira)

 Baca berita terkait : Kopi Kaongkeongkea, Kopi Asli Buton yang menjajal penikmat kopi Nusantara

Posting Komentar

0 Komentar