kop

Butonmagz, media online paling menguntungkan untuk promosi usaha Anda di kawasan Kepulauan Buton. Hub. 0822-9601-7297

La Ode Marzujriban, mahasiswa asal Buton yang Kuliah di Tiga Negara Sekaligus

 
La Ode Marzujriban

BUTONMAGZ--Dilansir dari portal dw.com menyebutkan La Ode Marzujriban, mahasiswa Indonesia asal Pulau Buton, Sulawesi Tenggara, saat ini tengah menyelesaikan studi joint master's degree program. Kini ia berkuliah di tiga negara yaitu di TU Delft Belanda, ETH Zurich Swiss, dan RWTH Aachen Jerman. Pemuda berusia 25 tahun ini mengambil jurusan Geofisika Terapan.

Kecintaannya terhadap sains dan kekagumannya kepada Albert Einstein dan B.J. Habibie, membawa La Ode Marzujriban berkuliah di kampus tokoh-tokoh tersebut. Siapa yang menyangka bahwa impiannya tersebut menjadi kenyataan.

Selain ingin melanjutkan jenjang pendidikan, pemuda yang akrab disapa Iban ini mempunyai alasan tersendiri mengikuti joint master's degree program, yakni ingin mengikuti jejak tokoh-tokoh idolanya. Seperti Albert Einstein yang berkuliah di ETH Zurich dan presiden Indonesia ke-3 B.J. Habibie yang berkuliah di RWTH Aachen. Nantinya Iban akan mendapat masing-masing gelar dari tiap-tiap kampus.

Banyak ilmu dan pengalaman berharga ketika ia mengikuti joint master's degree program. Salah satunya saat ia melaksanakan kuliah lapangan di Swiss. Iban diharuskan mencari objek purbakala dengan peralatan berbasis metode-metode geofisika. Pemuda yang hobi membaca ini diketahui pernah ikut program magang di pusat riset ETH Zurich bekerja sama dengan berbagai badan antariksa internasional.


 
Kuliah di tiga negara dan bertemu banyak mahasiswa dari seluruh penjuru dunia diakuinya mempunyai tantangan tersendiri. Selain perbedaan gaya belajar mengajar di setiap universitas, perbedaan kultur dan budaya setiap mahasiswa menjadi tantangan lainnya.

Di tahun terakhirnya, kini Iban sibuk mengikuti ujian akhir dan tengah mempersiapkan tesis. Topik yang ia angkat adalah Coda Wave Interferometry (CWI). Ia mencari metode baru untuk melokalisasi rekahan di dalam suatu medium. Medium tersebut bisa dari sampel batuan atau dengan skala yang lebih besar seperti patahan dalam bumi. Tesisnya nanti akan diimplementasikan di wave lab yang berada di Swiss.

La Ode Marzujriban sedari kecil sudah jatuh cinta terhadap geofisika. Ia berniat melanjutkan studi doktoral pasca menyelesaikan kuliah S2-nya. Iban juga berkeinginan untuk membuat riset-riset ilmiah dan berharap bisa bekarir di suatu lembaga ilmu pengetahuan ternama kelak. Hebat! (rap/na)

Posting Komentar

0 Komentar