kop

kop
BUTONMAGZ, media online yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda. hubungi 082296017297. Kami menyediakan iklan baris dengan paket murah. Rp. 100 ribu per pekan. Transfer ke Rekening ButonMagz No Rek. (135) 004 02.01.000496-6. Kirim iklan Anda ke Whatshapp 0822-9601-7297. Gunakan kesempatan ini!


Survey LIST Indonesia: Pemilih berharap DPRD Baubau dipimpin figur muda, Perempuan bakal mendominasi.

LM. Anzal, Ketua Tim Riset LIST Indonesia

BUTONMAGZ---Sebuah lembaga survey yang berkedudukan di Kota Makassar - Lumbung Informasi Suara Terpadu Indonesia (LIST INDONESIA) Senin hari ini, 25 Februari 2019 merilis tentang hasil survey mereka berkait ‘kondisi kanggotaan DPRD Kota Baubau’ periode 2019-2024.

Dia pokok penting hasil survey tersebut adalah; pertama; pemilih berharap unsur Ketua DPRD Baubau berasal dari figur muda usia, dan kedua, keaggotaan DPRD Baubau bakal di dominasi kalangan politisi perempuan.

Menurut Ketua  Tim Riset LIST INDONESIA, La Ode Muh. Anzal, survey mereka dilakukan pada pekan kedua Februari 2019, pada 220 orang sampel, terdiri dari 110 sampel pria dan 110 sampel wanita, dengan estimasi sekitar 70 ribu suara sah dari DPT  pemilu 2019.

 “Analisa Data menunjukan bahwa 76% pemilih menaruh harapan pada figur muda yang pantas duduk di unsur pimpinan DPRD dan 20% berharap pada figur tua, 4% abstain. Secara empiris sangatlah menarik perhatian. Pasalnya Harapan masyarakat pemilih tentang siapa pantas/Layak untuk menduduki kursi unsur pimpinan DPRD kota Baubau sangat mengejutkan” ujar LM Anzal kepada Butonmagz sore ini.

Dijelaskan Anzal,  Metode pengambilan sampel menggunakan Multi Stage Random. Margin of error sebesar 3%. Samplingnya berjenjang di 8 kecamatan sampai dengan semua 44 kelurahannya”

Kriteria umur pada figur muda dalam penelitian ini adalah caleg dengan usia17 - 45 tahun sedang yang tua adalah 46 tahun keatas.

Selanjutnya pada harapan lain, perempuan ternyata memiliki peluang yg cukup besar sebagai wakil rakyat di DPRD kota Baubau yaitu 78% sedangkan Pria 21% dan 1 % abstain.

Sekadar diketahui bahwa Lembaga Riset ini berdiri sejak 7 tahun lalu 2013 dan tercatat sebagai Lembaga Penelitian Sosial Kemasyarakatan di Kementrian Hukum dan HAM dan di kelola oleh intelektual - intelektual muda dengan 22 orang kualifikasi Megister/S2 alumni UNHAS dengan latar kepakaran bidang ilmu masing-masing.

Tampaknya hasil riset ini akan menadi pertaruhan reputasi mereka, apakah benar-benar kaum perempuan akan mendominasi DPRD Kota Baubau? kita lihat hasilnya nanti.(ref)

Posting Komentar

0 Komentar