kop

kop
BUTONMAGZ, media online yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda. hubungi 082296017297. Kami menyediakan iklan baris dengan paket murah. Rp. 100 ribu per pekan. Transfer ke Rekening ButonMagz No Rek. (135) 004 02.01.000496-6. Kirim iklan Anda ke Whatshapp 0822-9601-7297. Gunakan kesempatan ini!


Rusun Betoambari Rp 16,5 Milyar, untuk ASN Baubau Gol. II dan bukan Jomblo


Jika Anda seorang Aparatur Sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Baubau, golongan II ke bawah, sudah menikah, dan belum memiliki rumah, maka Rumah Susun (Rusun) yang terletak di jalan Palagimata Kelurahan Lipu-Betoambari, Kota Baubau dapat menjadi pilihan Anda saat ini.  

Sejumlah kemudahan juga diperoleh di sana, sebab Pemkot Baubau tidak mengenakan tarif di sana. Rusun yang rampung terbangun 2018 itu, tidak disewakan atau dikontrakan oleh pemerintah. ASN yang tinggal hanya ditarik iuran kebutuhan dasar listrik, air, dan pemeliharaan gedung serta keamanan dengan nominal paling rendah Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu per bulannya.

“Pemerintah kota dalam waktu dekat membuka pendaftaran bagi para peminat” ujar Yulia Widiarti, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Baubau, beberapa hari terakhir ini sembari menunggu teken persetujuan Sekretaris Daerah Kota Baubau.

Rusun Betoambari berlantai 4 terdiri atas 50 unit di dalamnya, dibangun dengan anggaran sebesar Rp. 16, 5 Milyar di tahun 2018. Peletakan batu pertamanya oleh Penjabat Wali Kota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT pada 3 April 2018. dilengkapi sejumlah mobiler dan fasilitas pendukung lainnya seperti listrik dan air minum. 

Yulia Widiarti, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Baubau

Proyek Rusun ini dibangun oleh Satuan Kerja Penyedia Perumahan Provinsi Sulawesi Tenggara, bertipe 36 – merupakan Rusun khusus ASN pertama kali di Sulawesi Tenggara.

 “ASN yang berminat tinggal masuk saja. Tidak perlu membawa perabotan karena semua perlengkapan rumah tangga sudah tersedia,” imbuh Yulia.

Hal ini juga senada dengan pernyataan Hado Hasina saat meleteakkan batu pertama pembangunan Rusun ini. ia berkata saat itu, ASN yang masuk Rusun hanya membawa koper pakaian belaka. Lainnya sudah tersedia. (ref)

Posting Komentar

0 Komentar