Butonmagz.ID, media online paling menguntungkan untuk promosi usaha Anda di kawasan Kepulauan Buton. Hub. 0822-9601-7297

Monianse di usia 50 tahun, wakil kepala daerah yang pandai ‘menempatkan’ diri

La Ode Ahmad Monianse, Wakil Wali Kota Baubau periode 2018-2023

BUTONMAGZ---
26 Februari 2019 adalah waktu yang menorehkan catatan penting dalam diri seorang La Ode Ahmad Monianse, - Wakil Wali Kota Baubau. Waktu yang merekam ingatan bila usianya telah memasuki setengah abad, 50 tahun. Waktu yang menoreh catatan, bila ia telah menjadi orang kedua di Kota Baubau, kota tua di jazirah Sulawesi Tenggara. Ia mendampingi kepemimpinan Dr. H. AS. Tamrin di periode tahun 2018-2023.

Bagi Moniase di jalur politik, tentu ‘kebebasan’ besar sebagai penerus kepemimpinan AS Tamrin di masa mendatang. Sebab wali kota Tamrin telah menjalani kepemimpinan yang kedua – batas akhir menurut undang-undang seorang kepala daerah. Tentu peluang besar bagi Monianse memberi warna dalam perjalananan pemerintahan ‘Tampil Manis’ ke depan.

“jangan berpikir seperti itu, sebab pucuk kepemimpinan tentu di tangan Bapak Wali Kota AS. Tamrin. Saya tetap konsisten menjalankan tugas-tugas sebagaimana amanah undang-undang, dan sebagai seorang wakil wali kota harus selalu bersesuaian dengan arahan dan petunjuk pimpinan. Saya memberi saran dan masukan bila diminta Pak Wali, saya harus tetap dalam koridor sebagai wakil kepala daerah,” ujar Monianse kepada Butonmagz di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Monianse dalam keseharian adalah pribadi politisi yang terbilang tenang, irit bicara, namun hangat dalam diskusi-diskusi.

Ketika mewakili wali kota di forum-forum resmi, Monianse selalu ‘on frame’, sebelum menyampaikan gagasan-gagasannya ia selalu memulai dengan kalimat; “salam hangat dan permohonan maaf dari bapak wali kota karena belum bisa hadir….”, “ ini pesan dari bapak wali kota” dan lain sebagainya. Kalimat yang meneguhkan bila dirinya tahu menempatkan diri sebagai seorang wakil kepala daerah.

Monianse dalam keseharian tugas-tugasnya teramat jauh dari sebutan ‘overlap’, ia memang menempatkan diri lebih dari seorang ‘adik’ dari Wali Kota AS. Tamrin. Karenanya wajar pula bila AS. Tamrin selalu menyapanya ‘adinda wakil wali kota’. Terasa romantisme kepemimpinan Kota Baubau hadir dalam kedua pemimpin daerah ini.

Hal-hal yang terbilang popularitas pun ia hindari. Utamanya berkaitan dengan keorganisasian di daerah. salah satu contohnya, beberapa aktivis Pramuka Baubau mewacanakannya sebagai ‘ketua Kwarcab’, Monianse menjawab bijak. “semua harus dikoordinasikan dengan Bapak Wali Kota, kepada siapa beliau percayakan, kita mengikuti arahan beliau,” jawabnya singkat.

Memang La Ode Ahmad Moninase, begitu nama lengkapnya – memahami betul karakter kepemimpinan Dr. H. AS. Tamrin, MH yang mengutamakan nilai-nilai moralitas, sopan santun, budaya kedaerahan. Karenanya ia pun konsisten untuk menerapkan nilai-nilai itu dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam menjalankan rutinitasnya sebagai wakil kepala daerah.

Hari ini Monianse berulang tahun 50 tahun, dari kalangan pejabat, aktivis, hingga masyarakat umum telah memberinya ucapan selamat secara langsung maupun melalui media sosial. Terasa besar kebanggaan warga pada sosok AS. Tamrin yang telah ‘tepat’ memilih Monianse sebagai pasangan kepemimpinannya. Selamat ulang tahun Pak Wakil! (ref)

Posting Komentar

0 Komentar