kop

Butonmagz, media online paling menguntungkan untuk promosi usaha Anda di kawasan Kepulauan Buton. Hub. 0822-9601-7297

H. Idrus Taufiq Saidi : Pers di Kepulauan Buton harus kuat, peka untuk songsong revolusi media digital



BUTONMAGZ--Menyambut Hari Pers Nasional (HPN), 9 Pebruari 2019 pemerintah pusat menetapkan tema utama yakni ‘Pers menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital’. Pada perspektif ini, profesionalisme Pers menjadi hal utama. Terkait hal itu, H. Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si (ITS) punya catatan tersendiri bagi insan pers di daerahnya. Sekelumit harapan diungkap Kepala Dinas   Komunikasi dan Informatika Kota Baubau ini, pada wawancaranya dengan Butonmagz (BM)– Kamis siang ini, 7 Pebruari 2019.

BM : HPN disambut meriah kalangan Pers Indonesia, apa pesan untuk di daerah Anda?
ITS : Dinamika perusahaan dan pekerja Pers di Kota Baubau dan umumnya Kepulauan Buton semakin membaik, berkualitas, itu karena lembaga Pers punya perhatian khusus dalam tataran profesionalitas, sementara pemerintah daerah juga memahami pentingnya keberadaan Pers itu sendiri, jadi intinya ada kesamaan persepsi. Sebagai mekanisme, tentu telah berjalan dengan baik.

BM : Anda melihat peran Pers sudah berjalan sebagaimana mestinya?
ITS : Pada kacamata pemeritah daerah tentu banyak hal yang diinginkan dengan hadirnya Pers itu. setidaknya informasi-informasi pemerintah bisa tersalur dengan baik ke publik, bagaimanapun Pers adalah ruang besar dalam menciptakan Opini yang kuat ke masyarakat. Itu sebab keberadaan mereka sangat kami butuhkan. Tentu, banyak pula catatan lain yang perlu dipikirkan bersama.

BM : Anda menyimpan ‘catatan’ lain yang pelu dipikirkan, kongkritnya?
ITS : Lagi-lagi dalam perspektif pemerintah daerah, kalau semua elemen di Kepulauan Buton ini memliki profesionalisme dalam bekerja, seperti halnya Pers – maka daerah-daerah akan berdinamika, dalam arti yang positif. Pers di daerah harus memiliki kepekaan yang tinggi, bertanggung jawab dengan dlam menjaga stabilitas, berpihak pada kepentingan pembangunan, berpihak pada kepentingan umum. Dan ingat sekarang era revolusi teknologi digital, Pers tentu dituntut bisa menyesuaikan dengan zaman itu, harus kuat. Pers di Kota Baubau telah bergerak ke arah itu. sebagai mitra, kami sangat mengapresiasi.

BM : lalu berkait HPN di kota ini, apa hal yang penting dibuat dalam perspektif Pemerintah Daerah.
ITS : Hal yang utama, kami ingin memberi ucapan selamat Hari Pers Nasional, yang Sabtu lusa, 9 Pebruari 2019 diperingati secara nasional. Momentum peringatan ini tentu penuh rasa kegembiraaan. Pemkot Baubau dan Pers di daerahnya adalah dua lembaga kemitraan yang saling mengisi satu sama lain. Itu sangat kami apresiasi. Kepemimpinan Bapak Wali Kota AS. Tamrin, Bapak Wakil Wali Kota La Ode Ahmad Monianse, dan Bapak Sekda Roni Muhtar, juga telah memberi contoh besar bahwa lembaga Pers itu dihargai keberadaannya, dan menjadi mitra besar sebagai penyalur informasi-informasi pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan.

H. Idrus Taufiq Saidi bersama insan Pers Kota Baubau di sebuah acara di Sumatera Barat

BM : hal lain?
ITS : Siapapun di daerah ini, hal terbaik adalah berpartisipasi dalam pembangunan. Kota Baubau, pada Juli 2019 menjadi tuan rumah even Internasional yakni diselenggarakannya Festival Masyarakat Adat ASEAN (FKMA-ASEAN). Ini momentum besar menunjukkan kreativitas, inovasi agar Kota Baubau semakin dikenal publik Internasional, dan bukan hanya Kota Baubau semua kawasan Kepulauan Buton akan mendapat dampak dari kegiatan ini. Sebagai lembaga Pers tugas kita mempromosi, memberitakan kepada publik, agar hadir kepekaan di semua pihak, sebab menuju even itu masyarakat harus bisa merasakannya secara langsung, bukan sekadar seremonial belaka. Jika Kota ini maju, kita semua akan merasakan kemajuannya.

Kepekaan yang kami maksud, adalah partisipasi semua pihak. Pers harus mengambil peran besar pada momentum itu, agar semua bisa bergerak menyambut FKMA-ASEAN. Jarang-jarang kita mendapatkan momentum internasional seperti itu.

BM : (Mungkin) ada kritik yang ingin disampaikan ke Pers di daerah ini.
ITS : Kita tidak lagi atau sedang berada di ruang untuk mencari kekurangan, bukan saatnya lagi. Tugas kita bersama adalah mewujudkan pers yang berkualitas, profesional, peka dengan keadaan, dan inovasi dalam revolusi teknologi media. Konten-konten tentu harus lebih bisa menyerap aspirasi semua pihak, menjadi ruang informasi yang menambah pengetahuan bukan sekedar memindahkan berita dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Kekuatan dan fungsi Pers saat ini sudah di area yang lebih besar lagi. Ikut bertanggung-jawab pada proses-proses terciptanya kesjahteraan masyarakat. Silakan dimaknai dan diwujudkan dalam bentuk tanggungjawab sesuai dengan koridornya.

BM : Terakhir, ada pesan untuk Pers di hari ulang tahunnya?
ITS : Semoga berbahagia!  (ref)

Posting Komentar

0 Komentar