kop

BUTONMAGZ, media online yang tepat untuk mempromosikan usaha Anda. hubungi 082296017297. Kami menyediakan iklan baris dengan paket murah. Rp. 100 ribu per pekan. Transfer ke Rekening ButonMagz No Rek. (135) 004 02.01.000496-6. Kirim iklan Anda ke Whatshapp 0822-9601-7297. Gunakan kesempatan ini!

"10-Year challenge", menjawab kesenangan bernostalgia


Pengguna media sosial mungkin sudah melihat tagar #10yearchallenge berseliweran di Instagram. Meskipun idenya sederhana, lebih dari tiga juta foto telah diunggah para pengguna instagram dalam waktu beberapa hari saja. Ini membuktikan betapa orang gemar bernostalgia.

Konsep #10yearchallenge cukup sederhana. Orang mengunggah foto diri tahun 2009 bersanding dengan foto tahun 2019.

Tak hanya orang biasa, banyak juga selebritas yang ikut serta. Termasuk para pesohor dalam dan luar negeri, di banyak daerah pun begitu, tak terkecuali di Kota Baubau berseliweran hastag #10yearchallenge.

Nostalgia, rasa rindu akan masa lalu adalah sensasi yang sangat umum. Pernah ada penelitian yang mengungkap nostalgia adalah salah satu dari 27 "emosi" utama yang dirasakan manusia. Selama setidaknya 300 tahun, nostalgia telah terekam sebagai emosi unik yang dimiliki manusia.

Ada banyak alasan mengapa orang gemar bernostalgia. Beberapa di antaranya karena rasa yang ditimbulkan secara ilmiah terbukti menyenangkan.

#10yearchallenge - Fecky Saidi, Kadis Kominfo Kota Baubau

Ingatan nostalgia yang kuat dapat membantu seseorang mengatasi transisi dalam hidup, juga memberi rasa nyaman.

Pada otak, para ilmuwan telah menemukan kecenderungan hubungan emosional dengan masa lalu pada manusia mengarah pada berbagai jenis pola neurologis yang menarik.

Alasan utama orang bernostalgia adalah karena hal itu membahagiakan. Ya, nostalgia cenderung membuat orang merasakan emosi positif.

Sebuah studi pada 2013 menemukan nostalgia tidak hanya berhubungan dengan masa lalu. Tapi itu dapat meningkatkan sikap dan pemikiran positif seseorang tentang masa depan.

Sebagai efeknya, ini meningkatkan rasa percaya dan menghargai diri sendiri. Ini bisa menjelaskan mengapa kita kerap melakukannya.

Penelitian yang dilakukan terhadap beberapa ratus orang menemukan, semakin banyak orang yang bernostalgia, semakin kecil kemungkinan mereka untuk mengungkapkan rasa bersalah akan masalah yang telah lalu.

"Nostalgia berfungsi sebagai semacam pertahanan melawan perasaan buruk dan sebagai sumber daya untuk meningkatkan koherensi dan kedudukan moral kelompok," tulis para peneliti.

Sejenak menengok ke belakang untuk melihat masa lalu memberi seseorang harapan untuk masa depan. Sebab meskipun nostalgia cenderung berfokus pada masa lalu, itu tidak berarti seseorang lantas terjebak di sana.

Bahkan, nostalgia bisa mengingatkan seseorang bahwa ada hal baik di dunia selagi rasa itu membantu mereka melihat ke masa depan. Hal ini terlihat ketika individu diperkenalkan dengan kata-kata nostalgia, dan sebagai tanggapan mereka melaporkan perasaan bahwa masa depan yang cerah menanti di depan.

Selain itu nostalgia juga memperkaya hidup dengan makna. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Social Psychology, nostalgia secara spesifik bisa membantu orang yang menghadapi ketakutan akan kematian.

Dengan membuat individu merasa hidup mereka bermakna dan berharga, nostalgia berfungsi sebagai pengingat. Mengatasi kesulitan dan tantangan hidup juga dapat memberikan tujuan hidup bagi seseorang.

Segala fakta tentang nostalgia memperlihatkan bahwa itu adalah emosi sangat kompleks yang menyatukan banyak bagian dalam otak. Di balik segala perubahan yang terjadi dalam sekian tahun kehidupan, ada perasaan yang terbukti membantu Anda bertahan hidup.

Penting untuk tetap berpikiran positif dan mengenali betapa kuatnya nostalgia. Jangan sampai Anda terseret dan terjebak pada sisi gelap dan kesalahan-kesalahan masa lalu.**

Posting Komentar

0 Komentar