Butonmagz.ID, media online paling menguntungkan untuk promosi usaha Anda di kawasan Kepulauan Buton. Hub. 0822-9601-7297

40 Orang Pembina Ikuti KMD Siaga di Kwarcab Buton



UPAYA peningkatan kualitas pengetahuan bagi para pembina Pramuka terus di galakkan di berbagai tempat di Sulawesi Tenggara pasca digelarnya Munas Gerakan Pramuka di Kendari 25 September 2018 lalu. Munas ini sekaligus memberi spirit bagi kepramukaan di daerah ini, salah satunya Kwartir Cabang Buton yang Rabu hari ini (24/10) mulai menggelar Kursus Mahir Dasar (KMD) pagi calon pembina pramuka golongan Siaga.

Acara yang dipusatkan di Gedung Serba Guna SKB Kabupaten Buton di Pasarwajo ini diikuti oleh 40 orang pembina pramuka yang datang dari berbagai gugus depan (Gudep) dan kwartir ranting di daerah itu, dengan melibatkan sejumlah pelatih dari Kwarda Sulawesi Tenggara.

“Jumlah peserta sebanyak 40 orang pembina (putra dan putri) dari berbagai Gudep di Se Kwartir Cabang Buton dan sekitarnya. Ini salah satu program dari Kwarcab setempat dan juga menjadi agenda kegiatan dari Lemdikacab (Lembaga Pendidikan Cabang) Buton,” ujar Mustakim – anggota Korp Pelatih Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara.


 
Kursus ini dibuka langsung Wakil Ketua Kwarcab Buton Bidang Organisasi dan Hukum, Safaruddin yang dalam sambutannya berharap KMD ini dikuti serius oleh para calon pembina pramuka, termasuk dapat meningkatkan kepembinaannya pada kursus mahir lanjutan (KML) dan juga pada level pelatih.
“Ini juga berarti,Kwarcab Buton akan memiliki pembina sebanyak 40 orang bersertifikat, khusus untuk pembina Siaga yang membina anak didik usia 6-12 tahun,” tandas Safaruddin.
Sejumlah pelatih Gerakan Pramuka dari Korps Pelatih Daerah Sulawesi Tenggara juga hadir di acara ini, masing-masing Abdul Kadir, S.Sos dan Ruslan A.Latif – keduanya pelatih sekaligus Andalan Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara; Raden Sukasono dan Mustakim – pelatih sekaligus Andalan Cabang dari Buton dan Kota Baubau.

Beberapa Purna Anggota Dewan Kerja (PADK) Gerakan Pramuka di kawasan Kepulauan Buton juga ikut menghadiri kursus yang dijadwalkan berlangsung kurang lebih 4 hari, 24-28 Oktober 2018. “Ditutup bersamaan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda,” imbuh Mustakim. (ref)

Posting Komentar

0 Komentar