Butonmagz.ID, media online paling menguntungkan untuk promosi usaha Anda di kawasan Kepulauan Buton. Hub. 0822-9601-7297

Tampil-Manis Resmi Pimpin Baubau, AS.Tamrin Bernostagia

 

Akhirnya Dr. H.AS. Tamrin, MH dan La Ode Ahmad Monianse atau dikenal dengan akronim ‘Tampil Manis’ resmi memimpin Kota Baubau dalam masa bakti tahun 2018-2023 setelah dilantik Gubernur Sultra, H.Ali Mazi, SH di Auditorium Bahteramas Kantor Gubenur Sulawesi Tenggara di Kota kendari, tepat pukul 10.30 wita, Senin pagi 24 September 2018..

Dirilis Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Baubau, H.Idrus Taufiq Saidi, S.Kom., M.Si menyebutkan jika prosesi pelantikan berlangsung dalam suasana hikmad, namun di luar ruangan berlangsung riuh sebab jumlah undangan di batasi hanya 750 kursi sesuai daya tampung ruangan, sementara ribuan simpatisan hadir dari dua daerah yang kepala daerahnya dilantik, yakni Kota Baubau dan Kabupaten Konawe.

Pra pelantikan, simpatisan dan undangan mulai menyesaiki areal kantor gubernur sekitar pukul 08.00 wita, sementara AS.Tamrin dan La Ode Ahmad Monianse tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 wita selanjutnya, bersama gubernur Ali Mazi dan pasangan Bupati Konawe terpilih, Kery Saiful Konggoasa – Gusli Topan Sabara bersama segenap Forkopimda se Sultra. Tampak hadir juga, Pj. Wali Kota Baubau, Dr. Ir. H. Hado Hasina, MT.

Di dalam ruangan prosesi baru dimulai sekitar pukul 10.10 wita, langsung dilakukan proses pelantikan dan pengambilan sumpah dua kepala daerah secara bersamaan dimulai secara berurutan Pasangan Kepala Daerah Kabupaten Konawe, Kery Saiful Konggoasa-Gusli Topan Sabara, dan pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Dr. H. AS. Tamrin, MH – La Ode Ahmad Monianse.

Tepat pukul 10.30 wita, khususnya pasangan Tampil Manis resmi mengucap sumpah jabatan dipandu langsung oleh Gubernur H. Ali Mazi, SH. Iringan tepuk riuh membahana dalam ruangan, sebagai petanda resminya pasangan ini memimpin Kota Baubau di masa jabatan 2018-2023.

Gubernur Ali Mazi dalam sambutannya, meminta kedua psangan kepala daerah ini menjalankan tugasnya berdasarkan visi-misinya yang disampaikan dalam masa kampanye, sekaligus menitip program Gerakan Akselerasi Pembangunan Daratan Lautan (Garbarata) untuk disukseskan, agar pembangunan dari pusat, provinsi dan kabupaten kota berjalan secara beriringan dan bersinergi.

Gubernur juga mengapresiasi proses demokrasi yang telah dilaksanakan di daerahnya, sekaligus mengucap selamat atas kepemimpinan kedua kepala daerah yang diharapkan melakukan perubahan dan percepatan pembangunan di segala bidang.
  
Usai pelantikan, saat Dr. AS. Tamrin, MH di beri kesempatan memberikan sambutan, ia mengucap terima kasih banyak kepada segenap masyarakat Kota Baubau tanpa terkecuali, dan mengajak untuk bersatu kembali  sehingga bersma-sama melaksanakan akselerasi pembangunan yang terangkum dalam visi besarnya, Kota Baubau yang maju, sejahtera dan berbudaya, dalam empat pokok pilar pembangunan.

Hal yang memebuat suasana menjadi terenyuh, ketika AS Tamrin mengungkap perjalanannya 15 tahun silam, ketika dirinya diangkat menjadi kepala BPN Sulawesi Tenggara. “Saat itu, Gubernur Ali Mazi juga yang melantik saya dan itu pekerjaan beliau pertama kali sejak menjadi gubernur. Alhamdulillah setelah 15 tahun itu, hari ini saya bersama Pak La Ode Ahmad Monianse dilantik juga oleh Gubernur H. Ali Mazi, dan baru kali pertama juga melantik bupati dan wali kota sejak menjadi Gubernur pada 5 November yang baru saja berlalu,” tandas AS Tamrin, disambut tepuk riuh hadirin.

Yang cukup membuat suasana menjadi riuh, justru ketika AS Tamrin menyampaikan pantun-pantunnya, yang memang menjadi penciri komunikasi publiknya, baik di acara-acara resmi maupun kegiatan non formal lainnya.

Usai prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Konawe dan Wali Kota dan Wakil wali Kota Baubau, dilanjutkan dengan pelantikan Ketua TP. PKK kedua daerah oleh Ketua TP. PKK Sultra, Ny. Agista Ariani, dimulai dengan pelantikan Ny. Nurlaela Kerry Saiful Konggoasa selanjutnya Ny. Hj. Sartinah Tamrin, S.Pd.

Acara baru selesai pukul 11.30 wita, namun suasana ruangan tetap gemuruh, sebab hadirin berebutan ingin berjabat tangan kepada kedua kepala daerah dan termasuk kepada Gubernur Sulawesi Tenggara.** (ref)

Posting Komentar

0 Komentar